Pemdes Mantun Gelar Rapat Lomba KSB Sadar STBM

Sumbawa Barat – (Obormerahnews.com) Pemerintah Desa Mantun Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat dalam rangka persiapan menghadapi Lomba KSB Sadar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), menggelar rapat persiapan pada Senin (12/10/2026), pukul 14.30 Wita bertempat di Aula Kantor Desa Mantun Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Mantun Heri Wibowo,SST dan hadir pula Babinsa Desa Mantun Serda Lalu Suhirman, Bhabinkamtibmas Bripka Ramli, Perwakilan BPBD Kabupaten Sumbawa Barat Wawan Trianto,Perwakilan Kecamatan Maluk Nira Anggari,
Kabid SDA Marwoto, Perwakilan SDN 3 Maluk Sudi Rahman, S.Pd, Ketua BPD, Hj. Nursim, Ketua AGR se-Kecamatan Maluk,
Tokoh Agama (Toga),Tokoh Masyarakat (Tomas), dan Tokoh Adat (Toda).

Kepala Desa Mantun Heri Wibowo,SST mengatakan agenda hari ini di Aula Kantor Desa Mantun kita menggelar Rapat terkait Persiapan Lomba KSB Sadar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
“Meliputi berbagai langkah koordinasi dan aksi kebersihan lingkungan,” jelas Heri.

Lanjut Kades Heri, selain itu dalam rapat ini ada juga pembahasan persiapan dan petunjuk teknis (Juknis) Lomba KSB Sadar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
” Saya ucapkan terimakasih atas kehadiran semuanya di Rapat Persiapan Lomba KSB
Sadar STBM ini, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Selanjutnya Pengawas Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sumbawa Barat dalam Rangka Persiapan Lomba KSB Sadar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Marwoto, menyampaikan arahannya.
“Lomba KSB Sadar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat bertujuan untuk meningkatkan kembali kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan,” terangnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba tersebut dilatarbelakangi oleh menurunnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti membuang sampah tidak pada tempatnya, membuang air limbah rumah tangga ke saluran drainase, serta masih adanya kebiasaan buang air besar sembarangan.

Ia menerangkan, Program STBM diharapkan dapat menghidupkan kembali kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagaimana yang pernah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga lingkungan desa menjadi bersih, sehat, dan tidak kumuh.

Menurutnya, Dinas PU telah melaksanakan berbagai upaya penanganan kebersihan lingkungan, termasuk pengerukan saluran drainase. Namun, upaya tersebut tidak akan maksimal apabila masyarakat masih membuang sampah dan air limbah sembarangan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah permasalahan tersebut berulang.

“Peran Dinas terkait, pemerintah desa, kader, serta seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan dalam melakukan pemantauan, pendampingan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan STBM di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Marwoto mengatakan penilaian lomba akan mengacu pada lima pilar STBM. Oleh karena itu, seluruh pilar perlu diperhatikan dan ditingkatkan secara menyeluruh. Hasil pemantauan di lapangan nantinya dapat digunakan untuk mengetahui aspek yang masih perlu diperbaiki agar pelaksanaan STBM berjalan optimal.

Diharapkan pemerintah desa bersama para kepala dusun, kader PKK, agen gotong royong, operator, serta seluruh unsur masyarakat dapat berkolaborasi dan mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan lomba tersebut.

Pada prinsipnya, lomba STBM bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan atau menjadi juara, melainkan sebagai sarana untuk membangun kembali kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan, menerapkan perilaku hidup sehat, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman secara berkelanjutan.

Rapat Persiapan Lomba KSB Sadar STBM berlangsung dengan tertib Aman dan lancar. (Red)