
Sumbawa Barat – (Mediapilarindonesia) Ketua Koni KSB Andi Laweng,SH.,MH
melaporkan perkembangan Kontingen Kabupaten Sumbawa Barat yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB Ke XII Tahun 2026.
Berdasarkan hasil verifikasi terakhir, jumlah atlet yang akan diberangkatkan sebanyak 604 atlet. Mereka akan didampingi oleh 182 orang official yang terdiri dari manager dan official cabang olahraga, serta 65 orang panitia, sehingga total Kontingen Kabupaten Sumbawa Barat berjumlah 855 orang.
Lanjut Andi Laweng, pada Porprov NTB Ke XI 2025 sebelumnya, Kabupaten Sumbawa Barat hanya mengikuti 29 cabang olahraga dengan jumlah kontingen sekitar 500 orang. Sementara pada Porprov Ke XII Tahun 2026 ini, kita akan mengikuti 41 cabang olahraga dengan total 855 orang, sehingga menjadi salah satu kontingen terbesar pada ajang Porprov tahun ini.
“Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari para pengurus cabang olahraga, target perolehan medali yang dicanangkan mencapai lebih dari 100 medali. Tentunya ini merupakan target yang sangat optimistis dan menunjukkan semangat luar biasa dari seluruh atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga,” ujarnya.Jum’at 10 Juli 2026.
Andi Laweng optimis, apabila kita mampu merealisasikan sekitar 60% dari target 103 medali yang telah ditetapkan, maka peluang Kabupaten Sumbawa Barat untuk meraih predikat runner-up Porprov sangat terbuka. Sebagai perbandingan, pada Porprov tahun 2024 Kabupaten Dompu berhasil menjadi juara umum kedua dengan perolehan sekitar 452 poin medali, sedangkan Kota Mataram masih menjadi pesaing terkuat. Namun demikian, dengan kerja keras dan persiapan yang telah dilakukan, kami optimistis Kabupaten Sumbawa Barat mampu meraih hasil terbaik.
Ia juga melaporkan bahwa Kontingen Kabupaten Sumbawa Barat merupakan kontingen dengan jumlah atlet terbanyak pada Porprov Tahun 2026. Hal ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kita semua untuk memberikan prestasi terbaik bagi daerah.
Menurut Andi Laweng, seluruh atlet Kabupaten Sumbawa Barat telah menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sejak Oktober 2025. Jika pada Porprov sebelumnya masa Pelatda hanya berlangsung sekitar tiga bulan, maka untuk Porprov Tahun 2026 ini para atlet telah menjalani Pelatda selama kurang lebih delapan bulan. Hal ini menunjukkan bahwa persiapan kontingen Kabupaten Sumbawa Barat telah dilakukan secara maksimal.
Andi Laweng menambahkan terkait penyelenggaraan Porprov, pada awalnya Kabupaten Sumbawa Barat direncanakan menjadi tuan rumah untuk tiga cabang olahraga. Namun karena adanya beberapa kendala teknis, akhirnya Kabupaten Sumbawa Barat ditetapkan sebagai tuan rumah untuk dua cabang olahraga. Meskipun demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan tekad kita untuk meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat pada Porprov NTB Tahun 2026.
Di tempat yang sama Bupati KSB Amar Nurmansyah,ST., M.Si mengatakan saya merasa sangat terharu sekaligus bersyukur melihat semangat para atlet Kabupaten Sumbawa Barat yang akan berlaga pada Porprov XII NTB Tahun 2026. Dari wajah-wajah yang saya lihat hari ini, mayoritas merupakan generasi muda. Ini menjadi bukti bahwa talenta olahraga Kabupaten Sumbawa Barat terus tumbuh dan memiliki masa depan yang sangat baik.
Lanjut Bupati semangat, optimisme, dan tekad yang terpancar dari para atlet menunjukkan bahwa proses pembinaan melalui Pelatda telah disusun dengan baik dan dilakukan secara bertahap. Saya yakin puncak performa kalian akan ditunjukkan pada saat pertandingan nanti.
“Kepada seluruh atlet, fokuslah pada pertandingan. Jangan memikirkan hal-hal di luar persiapan. Saya hanya mengingatkan satu hal yang bersifat nonteknis, yaitu selesaikan terlebih dahulu segala urusan pribadi sebelum berangkat bertanding agar tidak mengganggu konsentrasi selama mengikuti Porprov,” tutur Bupati.
Bupati berpesan seluruh panitia, manajer, dan official, agar benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada atlet. Jangan sampai muncul kendala nonteknis yang dapat menghambat prestasi, seperti keterlambatan transportasi, jadwal yang tidak terkoordinasi, atau atlet datang terlambat ke arena pertandingan. Pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran bahwa kesiapan atlet sudah sangat baik, namun dukungan pendukung (supporting system) masih perlu ditingkatkan. Jika seluruh dukungan berjalan maksimal, saya yakin kita mampu berbicara banyak di tingkat Provinsi.
Bupati juga berharap para atlet tetap menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan psikologis. Jangan lupa untuk selalu berdoa, karena tanpa ridha Allah SWT, segala ikhtiar yang kita lakukan tidak akan mencapai hasil yang maksimal. Yang tidak kalah penting, jagalah nama baik Kabupaten Sumbawa Barat selama berada di lokasi pertandingan.
“Apabila berhasil meraih prestasi, tentu pemerintah daerah telah menyiapkan bentuk apresiasi berupa bonus bagi atlet yang berprestasi. Saya juga meminta kepada Ibu Wakil Bupati untuk mengatur jadwal kehadiran dan dukungan kepada kontingen selama pelaksanaan Porprov. Dukungan tersebut bukan sekadar hadir dan memberi semangat, tetapi juga memastikan seluruh kebutuhan kontingen terpenuhi dengan baik,” tegasnya.
Bupati menghimbau selain mengejar prestasi, Kabupaten Sumbawa Barat juga memiliki tanggung jawab sebagai tuan rumah untuk beberapa cabang olahraga, di antaranya Kempo dan Panahan. Oleh karena itu, saya meminta seluruh panitia lokal agar mempersiapkan segala sesuatunya secara maksimal. Mulai tanggal 21 nanti, kontingen dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat akan mulai berdatangan. Tunjukkan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat mampu menjadi tuan rumah yang sukses, ramah, dan membanggakan.
Terakhir Bupati melepas seluruh Atlet Kabupaten Sumbawa Barat menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 secara resmi saya lepas dan saya berangkatkan.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kesehatan, keselamatan, serta mengantarkan kita meraih prestasi terbaik,” pungkasnya.(MPI – 01)