Mori Hanafi Kukuhkan Pengurus DPC NasDem Se-Sumbawa Barat

Sumbawa Barat – (Mediapilarindonesia.com) DPD Partai NasDem Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melantik dan mengukuhkan delapan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-KSB, Kamis, 22 Oktober 2026.

Pelantikan di Bale Santong, Sekretariat DPD Partai NasDem KSB tersebut, menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat soliditas kader, memperluas struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan, serta mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang.

Pelantikan dan pengukuhan dilakukan oleh Ketua DPW Partai NasDem Nusa Tenggara Barat (NTB), Mori Hanafi, setelah pembacaan surat keputusan (SK) kepengurusan oleh Sekretaris DPD Partai NasDem KSB, Badaruddin Duri.

Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan bendera pataka kepada delapan pengurus DPC sebagai simbol amanah dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi partai.

Ketua DPD Partai NasDem KSB, Fud Syaifuddin, mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali semangat pengabdian dan kebersamaan kader.

“Pelantikan dan pengukuhan ini adalah hal yang luar biasa. Insyaallah, kita diberikan kekuatan dalam menjalankan perintah partai demi kemaslahatan umat,” kata Fud.

Menurutnya, pergantian kepengurusan merupakan siklus organisasi yang harus disikapi secara dewasa. Pengurus baru diharapkan mampu melanjutkan kerja partai sekaligus membangun semangat baru di tengah dinamika politik yang dihadapi NasDem KSB.

Mantan Wakil Bupati KSB dua periode itu mengakui, membangun persatuan dan soliditas kader bukan perkara mudah, terutama setelah partainya belum mendapatkan amanah dalam kontestasi pemilihan kepala daerah. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi kader untuk berhenti bergerak dan mengurangi pengabdian kepada masyarakat.

“Tidak mudah kita bersatu di tengah tantangan saat ini. Melalui pengurus baru ini, kita harus mulai bekerja memenangkan tujuan kita, memenangkan partai, serta memenangkan hati rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan, konsolidasi partai harus diwujudkan melalui kerja nyata, komunikasi yang terjaga, dan kemampuan kader merangkul masyarakat di lingkungan masing-masing. Karena itu, pengurus DPC diminta tidak hanya menjalankan tugas administratif organisasi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan.

Sebagai Ketua DPD, Fud menitipkan pesan agar kader terus menjaga hubungan baik dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat luas. Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap partai.

“Saya mengajak kita untuk terus merangkul keluarga, tetangga, menjaga hubungan baik, dan memelihara persaudaraan di antara kita,” katanya.

Fud juga mengingatkan kader agar tidak berkecil hati meskipun NasDem KSB saat ini bukan bagian dari partai yang memegang kekuasaan di daerah. Ia meminta seluruh pengurus tetap aktif bekerja dan menjaga kebersamaan sebagai modal menghadapi kontestasi politik berikutnya.

“Jangan takut kita bukan partai penguasa. Mari terus berbuat, bergandengan tangan, saling merangkul, dan menjemput kemenangan di kontestasi berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem NTB, Mori Hanafi, mengatakan pelantikan pengurus DPC NasDem KSB merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke kabupaten dan kota di NTB untuk memperkuat konsolidasi organisasi.

Mori menyebut, penetapan kepengurusan DPC di seluruh wilayah NTB telah dilakukan. Tahap selanjutnya adalah memastikan setiap kepengurusan mampu menjalankan fungsi organisasi secara aktif dan membangun hubungan langsung dengan masyarakat.

“Kehadiran kami ini merupakan bagian dari roadshow ke kabupaten dan kota untuk melantik DPC sekaligus melakukan konsolidasi secara bergiliran. Kami tidak kenal lelah melakukan konsolidasi, dan seluruh DPC di NTB sudah kita tetapkan,” ujar Mori.

Ia menilai DPC memiliki posisi strategis karena menjadi garda terdepan partai yang paling banyak bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, pengurus kecamatan harus mampu menerjemahkan agenda partai ke dalam kegiatan dan komunikasi yang nyata di wilayah masing-masing.

Menurut Mori, konsolidasi tidak boleh berhenti setelah pelantikan. DPW akan terus memantau perkembangan organisasi melalui pertemuan dan laporan berkala setiap tiga bulan.

“Kami dari DPW merapikan DPC serta memberikan perhatian dalam rangka kebersamaan. Kita akan terus melakukan pertemuan dan melihat laporan sehingga setiap tiga bulan secara berkala kita terus bertemu,” katanya.

Melalui mekanisme tersebut, DPW berharap perkembangan organisasi di daerah dapat dipantau secara berkelanjutan. Pertemuan berkala juga menjadi ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas pengurus dan memastikan program konsolidasi berjalan sesuai dengan target partai.

Mori menegaskan, salah satu pekerjaan penting setelah pengukuhan pengurus DPC adalah membentuk Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di tingkat desa dan kelurahan. Penguatan struktur hingga tingkat bawah dinilai penting agar keberadaan partai tidak hanya terpusat pada kepengurusan kabupaten dan kecamatan.

Ia meminta pengurus DPC bekerja bersama DPD untuk menjangkau desa dan kelurahan serta membangun komunikasi dengan masyarakat setempat.

“Amanah DPC, dibantu DPD, adalah pembentukan DPRt di tingkat desa dan kelurahan. Kita harus keliling ke desa-desa,” ujarnya.

Mori juga mendorong anggota DPRD dari Partai NasDem agar berkomunikasi langsung dengan masyarakat dan struktur partai di tingkat bawah. Dengan demikian, hubungan antara kader, pengurus, dan masyarakat dapat terpelihara melalui komunikasi yang berkelanjutan.

Penguatan struktur tersebut menjadi salah satu agenda konsolidasi yang diharapkan mampu memperluas jangkauan organisasi sekaligus memperkuat kerja partai di tengah masyarakat.

Selain pembenahan struktur organisasi, Mori mengungkapkan bahwa NasDem mulai mempersiapkan kader untuk menghadapi kontestasi politik mendatang, termasuk pemilihan kepala daerah.

Ia mengatakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) akan segera menyampaikan langkah untuk mendorong kader internal agar dipersiapkan sebagai kandidat dalam Pilkada dan Pileg berikutnya.

Selain persiapan Pilkada, DPD NasDem KSB bakal segera melakukan pemetaan calon anggota legislatif (caleg) potensial. Pemetaan sejak dini diharapkan dapat membantu partai menyiapkan kader dan menyusun strategi organisasi untuk menghadapi agenda politik berikutnya.(MPI – 01)Mediapilarindonesia.com